Takjil,
panggilan untuk berbagai kudapan berbuka puasa khas Ramadhan. Kolak, cendol, es
timun suri, es buah, bubur sumsum adalah contoh kecil dari banyaknya
jenis-jenis takjil yang ada. Manis, hangat dan menyegarkan membuat beberapa
kudapan ini diserbu banyak penikmat untuk berbuka puasa. Bukan hanya enak,
kandungan gula yang terdapat pada beberapa menu diatas dipercaya dapat
mengembalikan energi setelah berpuasa seharian.
Beberapa lokasi pun disulap menjadi
tempat berjualan takjil, seperti di
Jl. Sudirman-A Yani di Bunderan Air Mancur Kota Bogor yang selama Ramadhan
dijejali pedagang makanan buka puasa. Mulai dari menyediakan makanan ringan
yang manis, hingga makanan pengenyang perut yang lezat. Harga yang ditawarkan
pun ramah di kantong, bisa didapatkan mulai dari Rp 1000,00. Berbagai minuman
pelepas dahaga seperti sop buah, jus buah, es kelapa muda bisa didapatkan
dengan harga mulai dari Rp 5.000,00. Tak lupa pula berbagai jenis gorengan, dan
kue mungil bisa didapatkan dengan merogoh kocek mulai dari Rp 1.000,00.
Di kawasan ini, berbagai makanan dan minumas, seperti putri
noong, lupis, putri mayang, onde, jojongkong kolak biji salak, kolak pacar
cina, mie golosor, ketan, dan berbagai gorengan yang dimakan dengan sambal
kacang sampai bandrek susu dan es kelapa muda, tetap dicari untuk menambah
selera. Begitupula di lokasi jajanan di Jalan H Ahmad Sobana, tepatnya di depan
Kedai Baca Sanggar Barudak (KBSB). Pada Bulan Ramadhan jalan sepanjang 70-an
meter ini disesaki pedagang makanan berbuka puasa. (shinta)
terbit di Radar Bogor, rubrik Radar Kampus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar