Senin, 02 Desember 2013

INOVASI DARI KULIT PISANG

Siapa sangka kalau limbah kulit pisang yang kerap kali dianggap sebelah mata, kini dapat kita manfaatkan dengan sejuta keuntungan. Nata de banana adalah salah satu olahan yang berhasil dibuat dengan bahan baku kuli pisang. Komunitas Eks-Kim Akademi Kimia Analisis Bogor menyulap limbah kulit pisang menjadi olahan yang manis dan nikmat. Ide ini muncul ketika membeli gorengan, dan melihat betapa banyaknya limbah kulit pisang yang dibuang begitu saja. Selain sayang akan kulit pisang yang dibuang begitu saja, tentu saja hal ini dapat menimbulkan pencemaran lingkungan walaupun kulit pisang merupakan bahan yang mudah terdegradasi.
            Menurut Ludhy Anshory selaku ketua komunitas ini, “Pengerjaan Nata de Banana ini membutuhkan waktu pengerjaan yang cukup lama dalam proses fermentasi. Namun dalam proses pengolahan ini bukanlah hal yang sulit dan bisa dilakukan dalam industry rumahan”.

            Pengerjaan prosuk yang satu ini bukanlah tanpa kendala, Ludhy mengaku mengalami tiga kali kegagalan. Kegagalan ini diantaranya disebabkan oleh masih terkandungnya bijih pisang, kurang sterilnya alat dan bahan, serta kesalahan dalam penambahan bakteri. Namun kesalahan-kesalahan ini dapat dihadapi dan akhirnya terciptalah sebuah produk Nata de banana. Bukan hanya inovasi berbahan baku limbah kulit pisang. Komunitas ini juga melebarkan inovasinya dengan bahan baku kulit nanas. (shinta)

terbit di Radar Bogor, rubrik Radar Kampus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar